Biasa orang mengatakan jikalau suasana hati sedang gundah dan penat jiwa melanda,,
Begitu lelah kini yang kurasakan, aku tak tahu apa yang menjadi sebab terjadinya guncangan dalam diriku. Semua seolah terasa penuh dalam pikran ini dan semua seolah terasa sesak dalam hati ini.
Inginku pergi,
Inginku kabarkan pada luasnya samudra,
Inginku kabarkan pada sejuknya embun pagi,
Aku lelah,
Biarkan aku sejenak merebahkan jiwa ini,
Biarkan aku sejenak merebahkan jiwa ini,
Aku lelah,
jikalau setiap sinarnya mentari meninggalkanku dan ketika bulan mulai tersenyum padaku,
aku selalu mengeluarkan airmata, begitu pedih yang kurasa, semua terasa sumpeg.
jikalau setiap sinarnya mentari meninggalkanku dan ketika bulan mulai tersenyum padaku,
aku selalu mengeluarkan airmata, begitu pedih yang kurasa, semua terasa sumpeg.
Aku sadar, manusia tak bisa dituntut terus untuk
sempurna dalam melakukan agenda-agenda dalam hidupnya. Dalam geraknya ia
terkadang terjatuh karena adanya rintangan yang sulit ia alami. Terkadang ia
selalu bersemangat melihat cahaya-cahaya keberhasilan sudah dalam jarak yang
begitu dekat. Namun, ada kalanya ia harus berhenti sejenak untuk merefresh
jiwa-jiwa yang mulai kendur. Mengisi ulang dengan nutrisi yang diperlukan jiwa,
raga maupun hatinya. Biarkan hati menangis semua keadaan yang dialaminya,
biarkanlah ia melepas semua kejenuhan yang menyumbat langkah geraknya, berikan waktu
kepada jiwa-jiwa yang kering itu untuk membasahi dirinya kembali.
Namun,terkadang pikiran-pikiran yang buruk selalu
mngikuti. Seolah nampak semangat dan bergairah diri ini, namun hati yang
sungguh ingin memberontak pada keadaan. Entah mengapa aku tak menemukan ruh-ruh
yang menggebrak seperti dulu lagi.
Pikirku juga tak bisa selalu menunggu, tapi akulah
yang harusnya memulai ini semua. Aku harus berusaha untuk bangkit lagi dengan membangun
ruh baru, menutup lembaran-lembaran kelam dalam hidupku yang hanya
melemahkanku.
Aku harus bangun,
dari semua bayang-bayang semu yang selalu menghantuiku,
aku tak bisa terus begini,
aku harus bangun...
Harapan dari setiap insan, Kesenangan serta ketenangan
Menjalani hidup ini, Tanpa ada cobaan
Menjalani hidup ini, Tanpa ada cobaan
Sayang harapan itu tak pasti, Karna cobaan akan terjadi
Tuk menguji sabar diri Dan ketaqwaan
Tuk menguji sabar diri Dan ketaqwaan
Akan kah kita tetap tegar
menjalaninya dgn keikhlasan
Ataukah terjerumus ke dalam keputus asaan
Ataukah terjerumus ke dalam keputus asaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar