Setiap rel akan selalu menjadi saksi sejarah

Terhadap kereta kehidupan yang melintas di atasnya

Sabtu, 05 Mei 2012

Aku lelah

Galau oh galau,,
Biasa orang mengatakan jikalau suasana hati sedang gundah dan penat jiwa melanda,,
Begitu lelah kini yang kurasakan, aku tak tahu apa yang menjadi sebab terjadinya guncangan dalam diriku. Semua seolah terasa penuh dalam pikran ini dan semua seolah terasa sesak dalam hati ini.

Inginku pergi,
Inginku kabarkan pada luasnya samudra,
Inginku  kabarkan pada sejuknya embun pagi,

Aku lelah,
Biarkan aku sejenak merebahkan jiwa ini,
Aku lelah,
jikalau setiap sinarnya mentari meninggalkanku dan ketika bulan mulai tersenyum padaku,
aku selalu mengeluarkan airmata, begitu pedih yang kurasa, semua terasa sumpeg.
Aku sadar, manusia tak bisa dituntut terus untuk sempurna dalam melakukan agenda-agenda dalam hidupnya. Dalam geraknya ia terkadang terjatuh karena adanya rintangan yang sulit ia alami. Terkadang ia selalu bersemangat melihat cahaya-cahaya keberhasilan sudah dalam jarak yang begitu dekat. Namun, ada kalanya ia harus berhenti sejenak untuk merefresh jiwa-jiwa yang mulai kendur. Mengisi ulang dengan nutrisi yang diperlukan jiwa, raga maupun hatinya. Biarkan hati menangis semua keadaan yang dialaminya, biarkanlah ia melepas semua kejenuhan yang menyumbat langkah geraknya, berikan waktu kepada jiwa-jiwa yang kering itu untuk membasahi dirinya kembali.
Namun,terkadang pikiran-pikiran yang buruk selalu mngikuti. Seolah nampak semangat dan bergairah diri ini, namun hati yang sungguh ingin memberontak pada keadaan. Entah mengapa aku tak menemukan ruh-ruh yang menggebrak seperti dulu lagi.
Pikirku juga tak bisa selalu menunggu, tapi akulah yang harusnya memulai ini semua. Aku harus berusaha untuk bangkit lagi dengan membangun ruh baru, menutup lembaran-lembaran kelam dalam hidupku yang hanya melemahkanku.

Aku harus bangun,
dari semua bayang-bayang semu yang selalu menghantuiku,
aku tak bisa terus begini,
aku harus bangun...

Harapan dari setiap insan, Kesenangan serta ketenangan
Menjalani hidup ini, T
anpa ada cobaan
Sayang harapan itu tak pasti, Karna cobaan akan terjadi
Tuk menguji sabar diri Dan ketaqwaan
Akan kah kita tetap tegar menjalaninya dgn keikhlasan
Ataukah terjerumus ke dalam keputus asaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar