Ukhuwah,,
Sebuah kata yang mungkin banyak orang mengatakan cukup
simple dan mudah, namun tidak begitu denganku. Ukhuwah itu sungguh mahal, perlu
pendakian dengan jarak yang jauh untuk menemukan ukhuwah yang sebenarnya.
Ukhuwah,,
Tidak hanya sekedar menyapa ketika bertemu, tidak hanya
sekedar mengirim jarkom taujih ataupun agenda dan tidak hanya sekedar
pinjam-meminjam barang. Begitu sulit diungkapkan, namun pastinya akan begitu
nikmat jika sudah menemukan dan merasakannya.
Waktu kan terus berputar, sembari mengerjakan tanggung jawab
yang diberikan maka seiring itu pula bergulat dengan ukhuwah. Bersyukur pada
Rabb-ku, berada di perantauan nan jauh dari tanah asal hingga akhirnya
menemukan peradaban baru dengan berbagai karakter yang lebih beragam. Bermula dari
bundaran-bundaran kecil kemudian bersama menopang amanah dakwah hingga berada
dalam suatu wadah untuk berjuang demi
tegaknya kalimatullah.
Berusaha memanajemen
diri untuk bisa beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar,
senyumnya yang begitu manis, tawanya yang menyejukkan dan sentuhan tangannya
yang membuat kehangatan...
Aku rindu itu,,
Memulai belajar bersama orang yang tidak pernah mempunyai
ikatan darah, begitu bisa menutupi hati yang sesak kala rindu halaman rumah. Selama
berproses menjadi sosok yang lebih dewasa, selama itu pula gesekan-gesekan itu
mulai ada. Sulit bagiku menangkap pesan-pesan yang mereka sampaikan. Entah mengapa
aku merasa mereka mulai menjauh dariku, orang-orang yang begitu aku
mencintainya bahkan melebihi diriku sendiri mulai menghilang dari pandangan
mata yang tampak kabur ini. Adakah jarak yang membentang yang membuat ikatan
tali ini mulai kendur, atau hanya karena perbedaan-perbedaan yang muncul ke
permukaan yang menyebabkan tidak adanya toleransi hati untuk saudaramu ini. Ataukah
ketidaknyamanan yang mulai mereka rasakan dengan suasana yang memanas ini.
Begitu banyak pertanyaan yang timbul dalam benak ini, dan
betapa inginnya hati ini mendapat jawaban dari hati-hati yang mulai membisu.
Ukhuwah,,
Benar-benar mudah lidah mngucapkan, tapi betapa berat hati
merasakan.
Hanya masalah klasik yang menghambat kerja, sudahlah..
Aku tahu tentunya mereka lebih memahami dan aku tahu hidup
itu pilihan serta setiap pilihan itu adalah proses untuk menentukan kehidupan
yang diingini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar